Kenapa Susah Move On?

gagal move on
Gagal Move On
Banyak sekali orang menanyakan padaku pertanyaan tentang kegalauan, dan salah satu pertanyaan yang paling sering aku dapatkan adalah “Kenapa kita susah Move On? Apakah kamu adalah salah satunya yang ingin bertanya demikian? Jika benar, ya udah disini aja lanjut baca sampai selesai.

“PD banget sih min, aku disini cuma kesasar aja kok gak lebih”

Ok, kalau begitu mungkin kamu habis mencari sesuatu dengan kata kunci ‘Move On’. Entah itu arti Move On, cara Move On, atau emang sengaja mampir kesini untuk menghujat ceritaku. Tak apalah yang jelas apapun alasannya terima kasih telah sudi mensempatkan diri kesini dan membaca 103 karakter sampai ditulisan ini (beharap lanjut baca sih :p).

Ngomongin soal Move On nih, beberapa diantara kamu mungkin tersesat disini karena mancari arti kata tersebut. Atau emang mencari di google dengan menulis pertanyaan diatas dan berharap mendapat jawaban memuaskan. Sebelum aku menjawab pertanyaan kamu, mari kita telusuri sebenarnya arti kata Move On itu apa sih?

Arti kata Move On

Jika kamu mencoba mengetik di google kata Move On saja, maka hasil penanyangan teratas dari si mbah adalah cara untuk Move On, bahkan kebanyakan hasilnya tidak sesuai dengan harapanmu (mungkin setiap orang hasilnya berbeda-beda, faktor face sangat menentukan).

Terlebih jika mencarinya di mbak Wikipedia Indonesia yang muncul justru salah satu single grup Project Pop di era 2013. Apalagi mencarinya di Wikipedia Internasional, yang keluar malah salah satu organisasi politik dari Amerika (terlihat gak nyambung banget bukan?).

Entah mesin telusur yang error atau si penelusurnya yang error, hingga kini aku belum bisa memecahkan misteri tersebut. Dari pada bingung, mending perkataanku barusan lupakan dan anggap saja aku tidak pernah bercerita hal terebut (lalu ngapain ditulis? ya sudahlah terlanjur).

Kata ini murni merupakan kata dari bahasa inggris, dan jika diterjemahkan perkata Move berarti pindah, gerak, geser dll dan On berarti di, pada, dalam dll. Terjemahan berbeda sebab penggunaannya berbeda, tergatung dari preposisi, adverbia, maupun adjektiva nya (makanan apa lagi ini bikin pusing aja).

Tapi rata-rata anak jaman sekarang menggunakan istilah Move On untuk menggambarkan berpaling dari masalalu, khususnya untuk mantan, baik mantan pacar, mantan teman, atau barangkali mantan majikan. Pada intinya tidak jauh dari arti aslinya yakni pindah di, geser pada, melangkah dalam dll, yang berbeda hanya objeknya saja.

Bercerita ke arah lebih spesifik, dalam kesehariannya kita lebih umum memakai istilah Move On berkaitan dengan konteks sebuah hubungan, lebih tepatnya pacaran. Sebenarnya aku masih bingung juga kenapa hal ini identik dengan pacaran? Padahal jika ditelusuri, sebagian besar mesin telusur mengartikannya tidak diperuntukkan hal semacam ini (kenapa malah jadi bahas ini lagi).

“Memperlambat aja sih min, langsung saja sih jawab pertanyaannya”

Ok, kalem gaes sekarang kita langsung saja ke inti dari ceritaku kali ini. Untuk itu aku akan jadikan satu dengan penyebabnya.
Susah move on
Susah Move On
Penyebab dan alasan susah move on

Ketidak mampuan dalam melupakan mantan pacar atau biasa disebut dengan istilah gagal Move On, merupakan fenomena biasa bagi kalangan remaja. Terkadang pemakaiannya juga banyak dipergunakan untuk bahan ledekan teman yang telah putus namun belum jua mendapatkan pengganti.

Apa kamu pernah menjadikan kata tersebut sebagai bahan ledekan? Atau mungkin jangan-jangan justru menjadi korban gagal Move On itu sendiri? Tidak apa jika demikian semua orang pernah mengalami hal tersebut jadi akui sajalah, itu akan membuatmu merasa lebih lega.

"Sok tahu min, kenal juga nggak"

Semua orang yang pernah berganti pacar pernah mengalami yang namanya gagal Move On. Perbedaanya hanyalah seberapa lama dia bisa sembuh, tindakan selama masa itu, dan hal apa pemicu kegagalan Move On tersebut hilang. Kecuali jika kamu jomblo akut yang sejak dalam kandungan ditakdirkan tidak memiliki pasangan, maka ceritaku barusan tidak berlaku untukmu.

Banyak orang beralasan jika Move On dari mantan adalah hal yang sulit dilakukan. Ini terjadi lantaran penyebab putusnya hubungan yang tidak secara baik-baik. Bisa jadi karena salah satu pihak tidak rela menerima kenyataan harus berakhirnya hubungan tersebut.

Pihak yang tidak rela inilah yang sering mengalami perasaan itu. Hati mereka masih sulit untuk menerima kenyataan jika salah satu bagian darinya telah pergi. Dan korbannya rata-rata adalah cewek (berhubungan yang bertanya padaku kebanyakan adalah cewek).

Mungkin ini asal mulanya cewek sering mengeluarkan kata-kata jika semua cowok itu jahat, sebab mereka sering menerima pemutusan sepihak. Menurutku sih wajar saja, diputusin kontrak kerja aja sakitnya tuh disini apalagi diputusin pacar, sakitnya tuh dimana-mana (jadi inget pas kena PHK L).

Eits, tapi jangan salah sangka, cowok juga bisa mengalami tragedi serupa. Pasalnya gak semua cowok itu jahat dalam urusan perasaan. Beberapa diantara kasus cowok patah hati lantaran cinta, efeknya bisa lebih parah ketimbang cewek. Bahkan ada pula yang berpikiran dari pada berakhir sebuah hubungan lebih baik mengakhiri hidupnya.

“Lalu, siapa dong yang jahat min kalau gini?”

Ini aku belum selesai ceritain soal penyebab gagal Move On, jadi nanti lanjut saja sampai tuntas di kesimpulannya. Baca setengah nantinya bisa bikin salah mencerna isi lho, (padahal maksutnya biar baca terus aja).

Ok lanjut nih, berdasar observasi yang telah aku lakukan terhadap 2 koresponden (dari diri sendiri dan satunya identitas dirahasiakan) usia-usia yang sering mengalami gagal Move On ada pada jenjang usia remaja.

Fase ini perkembangan seorang remaja dalam bidang percintaan memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahkan sekarang ini banyak dijumpai usai anak-anak sudah mengenal urusan asmara. Ya, mungkin ini karena jaman sekarang ini banyak pendidikan yang diterapkan sejak usia dini semisal bahasa inggris mulai dari Taman Kanak – kanak, mereka lebih cepat mengenal dunia luar, makin tahu banyak hal hingga mengenal asmara pun lebih cepat. (maksain banget kanyaknya, padahal lebih gampang karena pergaulan atau tontonan aja sih. Tapi biar beda aja :p)

Padahal kalau menurutku sih dari pada bahasa asing mending IPS yang diberikan pada usia dini. Paling tidak mengajarkan ilmu sosial dari kecil lebih baik dan bermanfaat ketimbang bahasa yang jarang kita pergunakan dalam percakapan sehari-hari.

“Jadinya cara untuk Move On gimana dong?

Gagal Move On itu ibarat kita sakit flu, ingus mampet di hidung bikin nyesek jika tidak dikeluarkan. Perasaan yang menghambat untuk Move On ini bisa disamakan seperti ingus. Jika ingusnya hilang maka kita juga akan sembuh dari penyakit tersebut, sehingga jika ingin cepat Move On cari hambatannya barulah kamu bisa bertindak.
Sukses Move On
Sukses Move On
Kesimpulan

Pada dasarnya kita selalu dihadapkan menjalani pilihan hidup, berpindah dan meninggalkan masalalu untuk menyambut masa depan. Sadar atau tidak kita sudah pernah Move On berkali – kali, seperti meninggalkan TK menuju ke SD, meninggalkan SD menuju ke SMP, meninggalkan SMP untuk melanjutkan masa depan ke SMA hingga perguruan tinggi. 

Bukan sebab permasalahan bisa atau tidak bisa untuk Move On, namun kita harus Move On. Ketika yang lama sudah tidak mampu menampung kapasitas diri yang terus berkembang, berpindah bukanlah suatu hal tabu untuk dilakukan.

Ketika semasa sekolah, perkembangan ilmu yang harus kita terima tidak bisa kita dapatkan pada jenjang pendidikan yang sama, makanya kita harus pindah ke tempat lain, dalam hal ini naik ke tingkatan sekolah yang lebih tinggi dengan resiko harus beradaptasi dengan suasana yang baru.

Sama halnya dengan hati. Hati tak luput dari perkembangan, dan ketika hati tak lagi memiliki ruang untuk menampung cinta yang diberikan, pindah merupakan pilihan yang tepat, meski nantinya mengalami resiko serupa seperti pindah sekolah, namun itu lebih baik. Inilah mengapa terkadang kita merasa tak nyaman lagi bersama pasangan kita, meski tak ada suatu masalah apapun.

Bukan salah siapa, bukan karena masalah apa, memang setiap pribadi memiliki kapasitas ruang masing – masing. Solusinya adalah temukanlah seseorang yang memiliki kapasitas dan perkembangan yang sama denganmu, dengan begitu hubunganmu akan lebih nyaman dan tahan lama. (Admin – F)

Postingan terkait:

8 Tanggapan untuk "Kenapa Susah Move On?"

  1. Setuju.. tapi tetep saja move on tidak dalam arti sebenernya.. karena masa lalu biasanya suka teringat mengganggu fikiran.. ingat sebatas pikiran saja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang penting ada niatan untuk move on gan. selanjutnya biar waktu yang menjawab

      Hapus
  2. untuk belum coba pacaran

    BalasHapus
  3. yooii
    ngelakuin kegiatan positif tuk nyoba ngelupain doi
    meski kadang gagal :')

    BalasHapus
  4. Setuju gan. Move on adalah satu - satunya cara untuk melupakan si doi gan. Biar gak kepikiran terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip gan, asal jangan sampai lupa nama sama alamat sendiri aja deh :p

      Hapus
  5. gua mah jomblo, jadi gak pernah ngerasain move on

    BalasHapus

Pembaca cerdas selalu tahu pesan apa yang harus ditinggalkan.

Kontak

Nama

Email *

Pesan *